Penilaian Ikan Tor Soro

Penilaian Ikan Tor Soro
Pada tanggal 24 Pebruari 2011 di Aula Puslitbang Perikanan Budidaya, dilaksanakan rapat penilaian Ikan Tor Soro hasil domestikasi. Rapat penilaian dihadiri oleh Dr. Nyoman Adiasmara Giri, MS (Ketua Tim Penilai), Kepala Badan Litbang Perikanan Budidaya, Direktur Perbenihan (Sekretaris Tim Penilai), anggota Tim Penilai, Tim Ahli, serta Staf dari Direktorat Perbenihan dan Badan Litbang Perikanan Budidaya. Berdasarkan rapat penilaian tersebut, ikan Tor Soro dinyatakan Lulus Bersyarat sebagi Ikan Hasil Domestikasi

Penamaan Ikan Tor Soro / Ikan Batak di Beberapa daerah Indonesia dan Luar Negeri
Ikan Tor Soro/Ikan Batak yang secara umum di Indonesia memiliki nama-nama lain di setiap daerah seperti: Ikan Jurung (Sumatra Utara), Ikan Kerling (Aceh), Iken Pedih (Gayo), Ikan Gariang (Padang), Ikan Semah (Palembang), Ikan dewa (Jawa Barat), Ikan Kancra bodas, Kencara (Kuningan Jawa Barat), Ikan Tambra, Tombro (Jawa), Ikan Kelah, Ikan Sultan (Malaysia), Ikan Mahseer (Internasional), dan mungkin masih banyak nama lainnya.

Beberapa Keunggulan ikan Tor Soro
Ikan Tor Soro yang dikenal sebagai ikan budidaya dan ikan perairan umum memiliki beberapa keunggulan yaitu memiliki harga komersial yang tinggi, (mencapai 150.000 – 170.000/kg), mempunyai arti penting dalam kearifan lokal dibeberapa daerah di Indonesia, memiliki harga tinggi tekstur dan rasa daging enak, dapat dibudidayakan di lokasi beriklim dingin, mudah dibudidayakan, dapat dipelihara pada sistem budidaya air deras, memiliki umur induk produktif yang panjang dan dapat beradaptasi pada lingkungan perairan budidaya seperti kolam, waduk dan perairan umum lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *